Sistem Pendanaan Ummat Mirip Bank, Bolehkah?

Sistem Pendanaan Ummat Mirip Bank, Bolehkah?

Bank dalam arti lembaga atau yang semacamnya yang bergerak dalam pengumpulan uang(dana)yang di putar dalam bisnis . Yang kita kenal selama ini adalah ada dua model bank.
  1. Bank yang pakai sistem bunga dan tidak menerapkan Syariat Islam.
  2. Bank yang berusaha menerapkan syariat islam dalam irama menjauhkan kaum muslimin dari terjerumus dalam praktik bank yang tidak Islami, seperti adanya bunga yang jelas-jelas riba dan transaksi-transaksi lainnya yang tidak dibenarkan oleh Islam.

Maka jika ada bank atau pengumpul dana yang menerapkan Syariat Islam hal itu sangat dibenarkan dalam Islam dan keberadaan bank semacam itu di zaman ini wajib hukumnya. Adapun menabung atau menitipkan uang untuk dikelola dalam perdagangan adalah boleh-boleh saja asal sesuai dengan akad (transaksi) dalam Islam seperti Mudhorobah ( kerjasama antara pemilik modal dengan pelaksana ) atau syirkah ( kerjasama antar pemilik modal ) dengan keuntungan yang dibagi sesuai kesepakatan. Yang menerima keuntungan adalah pelaksana atau pemilik modal. Dan jika keuntungannya untuk diberikan pada masyarakat atau kepentingan umat ( artinya bukan untuk yang penanam modal atau yang bekerja ) juga boleh, asalkan pemilik modal dan pelaksananya merelakan itu semua. Dan itu menjadi sodaqoh infak dari pemilik modal dan pelaksana. Wallahu a’lam bisshowab
Share: Facebook Twitter Google+