7 Tanda Kehamilan

Beberapa gejala kehamilan memang sering kali sulit dideteksi. Hal ini karena gejala umumnya sama seperti sindrom premenstruasi (PMS).

Tes kehamilan adalah cara terbaik untuk mengonfirmasi apakah Anda hamil atau tidak. Tapi, selain itu ada banyak hal yang bisa Anda ketahui saat rahim Anda sudah terisi. Untuk itu, berikut kami kumpulkan beberapa tanda-tanda kehamilan yang perlu Anda ketahui.

Flek darah
Saat embrio menempel di rahim Anda, flek darah seperti saat akan menstruasi dapat Anda alami. Ini dapat berlangsung antara enam sampai 12 hari, setelah pembuahan telur oleh sperma terjadi. Kondisi ini bisa dibarengi dengan kram perut yang sama seperti kram menstruasi.

Nyeri
Salah satu tanda kehamilan adalah payudara yang membengkak dan nyeri. Hal ini terjadi karena meningkatnya hormon progesterone dalam tubuh. Karena tubuh juga membutuhkan banyak air saat kehamilan, Anda mungkin akan merasakan kekembungan.

Kelelahan
Kenaikan hormon progesterone juga membuat Anda kelelahan, khususnya di semester pertama. Kelelahan akan sedikit terangkat pada trisemester kedua dan kembali lagi saat trisemester ketiga.

7 Tanda Kehamilan
Mual
Mual adalah ciri umum gejala kehamilan yang pasti banyak diketahui. Ini adalah gejala kehamilan, terutama di trisemester pertama. Meskipun kondisi ini bisa terjadi kapan saja dalam sehari, namun waktu yang peling sering adalah di pagi hari.

Sering kencing
Saat Anda mengandung Anda akan lebih banyak buang air kecil. Pertama karena Anda membutuhkan banyak air saat hamil, kedua karena adanya tekanan pada kandung kemih saat rahim terus berkembang.

Kenaikan suhu
Bila Anda mengukur suhu tubuh Anda untuk mencari tahu kapan Anda berovulasi, Anda akan tahu Anda mengandung bila suhu tubuh meningkat satu derajat. Kondisi ini akan menetap selama dua minggu. Peningkatan ini terjadi setelah penurunan suhu terjadi yang menandakan kehamilan telah terjadi.

Sembelit
Kenaikan hormon progesteron dalam tubuh bisa menyebabkan konstipasi atau sembelit. Hal ini karena progesteron menyebabkan makanan untuk bergerak pelan dalam pencernaan Anda
Share: Facebook Twitter Google+