Kenapa Hilal Diharuskan Minimal 2 Derajat?

Kenapa Hilal Diharuskan Minimal 2 Derajat?

Assalamu'alaikum.Wr.Wb.
Telah jelas riwayat dari Rasulullah SAW bahwa pergantian bulan adalah ditandai dengan hilal atau sering dikenal Ru’yatul Hilal, seperti disebutkan oleh Rasulullah : صُوْمُوْا لِرُؤْيَتِهِ وَأَفْطِرُوْا لِرُؤْيَتِهِ
Dan hal ini amatlah sederhana, tidak pelik dan rumit bisa kita katakan tanpa syarat, tidak perlu keahlian ilmu yang khusus itulah kemudahan syariat islam dan kemudian ilmu cara melihat bulan itu berkembang.

Diupayakan oleh para Ulama dalam menentukan Hilal awal bulan dengan memadukan ilmu Falak/Hisab. Maka penjelasan dari mereka para Ulama tentang cara Ru’yatul Hilal yang semula tidak bersyarat menjadi bersyarat (seperti minimal 2 derajat sebab jika kurang dari 2 derajat tidak mungkin hilal terlihat) dan kalau kita perhatikan syarat-sayarat yang disebutkan oleh pakar ilmu Falak tentang cara melihat Hilal tidak bertentangan dengan hakikat cara melihat Hilal yang alami (mata telanjang), bahkan syarat-syarat tersebut lebih mempunyai makna membantu, menjelaskan dan mengukuhkan cara melihat Hilal secara alami, jadi syarat-syarat tersebut sangatlah boleh untuk kita patuhi dan kita dengar. Wallahu A’lam Bish-Showab.
Share: Facebook Twitter Google+