Tips Ini Dapat Membantu Kamu Berhenti Mendengkur Saat Tidur

Tips Ini Dapat Membantu Kamu Berhenti Mendengkur Saat Tidur

Sebaiknya, cobalah solusi alami dan perubahan gaya hidup di bawah ini, yang mungkin membantu Anda berhenti mendengkur.

1. Ubah Posisi Tidur Kamu
Berbaring telentang membuat pangkal lidah dan bagian langit-langit yang lunak ke dinding belakang tenggorokan, menyebabkan suara bergetar saat tidur. Tidur menyamping dapat membantu mencegah hal ini.

2. Pangkas Berat Badan
Penurunan berat badan dapat membantu beberapa orang dengan sleep apnea, tetapi tidak semua orang. "Ada orang kurus yang mendengkur juga," kata Slaughter.

Jika Anda mendengkur setelah mengalami kenaikan berat badan dan tidak sebelumnya, penurunan bobot tubuh bisa membantu. "Jika ukuran lingkar leher Anda bertambah karena kelebihan lemak, hal itu dapat menekan tenggorokan sehingga memicu dengkuran.

3. Hindari Alkohol
Alkohol dan obat penenang bisa mencegah otot-otot di bagian belakang tenggorokan Anda untuk beristirat. Hasilnya, Anda pun jadi mendengkur. "Minum alkohol 4-5 jam sebelum tidur akan membuat dengkuran semakin memburuk," kata Chokroverty. "Orang-orang yang biasanya tidak mendengkur akan mendengkur setelah minum alkohol.

4. Ganti Bantal Tidur Kamu
Alergi juga bisa menjadi penyebab Anda mendengkur.

Kapan terakhir Anda membersihkan kamar tidur atau membersihkan kipas angin di kamar? Jika Anda mulai mendengkur ketika kondisi kamar sedang kotor, artinya Anda harus mulai mengambil lap dan kain pel. Juga mengganti bantal dengan bantal yang baru atau yang lebih bersih.

5. Cukup Cairan
Ketika dehidrasi, cairan di dalam mulut dan hidung Anda akan menjadi lebih kental dan lengket.

Cairan yang mengental ini bisa menghalangi jalan napas dan menyebabkan Anda mendengkur.

Secara umum, tidur cukup setiap hari, tidur dengan posisi menyamping, menghindari alkohol, serta mandi air panas sebelum tidur, dapat membantu mengurangi kebiasaan Anda mendengkur.

Jika tidak, Anda harus menemui dokter untuk memeriksakan diri apakah Anda menderita sleep apnea obstruktif atau tidak, dan mencari solusinya.
Share: Facebook Twitter Google+