Alhabib Quraisy Baharun: Jangan Takut Menjadi Baik

Alhabib Quraisy Baharun: Jangan Takut Menjadi Baik

Jika "Nawaytu" nya kuat, tidak ada yang tidak bisa!
Tantangan dan pressure bisa mengubah kita menjadi batu atau berlian. Apa yang dilakukan berbeda oleh orang-orang yang akhirnya bisa menjadi berlian? Apa yang membuat mereka kuat?
Tidak lain karena kuatnya niat dan besarnya kemauan.

Berapa banyak Para alkoholisme sadar dan berhenti dari ketergantungan minum alkohol, bukan karena kosumsian obat maupun theraphi lainnya, melainkan kesembuhan itu dikarenakan niat nya yang sungguh-sungguh dan besarnya kemauan yang mereka miliki.
Hingga pepatah ahli hikmah mengatakan:

همة الرجال تسقط الجبال 
"Kemauan besar seseorang, Gunung pun bisa digeser olehnya".

Saudara-saudariku, Begitu juga ketika kita ingin menjadi orang baik ataupun menjadikan diri ini lebih baik dari hari-hari kemarin. Pasti selalu saja ada cobaan maupun rintangan, bisa jadi problematika itu dari Internal keluarga maupun eksternal di lingkungan kita. Tinggal sekarang tergantung niat dan kemauan kita.??

Ketika anda mendapat cemo'ohan (Hinaan) Pejamkan matamu, tarik nafas dalam-dalam, Ucapkan "Alhamdulillah... semoga dengan hinaan itu Allah menghapus dosa-dosa kita yang lalu dan terus mengangkat derajat kita."
Ingatlah sahabat Bilal, dia seorang budak hitam sekilas tidak ada kemuliaan dan kebanggaan dalam dirinya. Tapi dia hanya berbekal ketakwaan kepada Allah dan kecintaannya kepada Rasulullah, pada akhirnya Bilal yang diposisi batu menjadi intan berlian meraih kemuliaan tersebut.

Allah sangat suka pada hamba-Nya yang bertaubat. Sampai-sampai Allah lebih bergembira dibanding seseorang yang kehilangan hewan tunggangannya yang membawa bekalnya, lalu hewan tersebut tiba-tiba datang lagi kembali.
Simaklah hadits mulia ini,Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

اللَّهُ أَفْرَحُ بِتَوْبَةِ عَبْدِهِ مِنْ أَحَدِكُمْ سَقَطَ عَلَى بَعِيرِهِ ، وَقَدْ أَضَلَّهُ فِى أَرْضِ فَلاَةٍ

“Sesungguhnya Allah itu begitu bergembira dengan taubat hamba-Nya melebihi kegembiraan seseorang di antara kalian yang menemukan kembali untanya yang telah hilang di suatu tanah yang luas.” (HR. Bukhari no. 6309).
Share: Facebook Twitter Google+