Kesemrawutan Sosial Media Jelang Perebutan Kursi DKI Satu

Kesemrawutan dalam gelap sosmed antara yang pro dan anti Ahok akan berjalan 10-11 bulan ke depan, menjurus kepada isu rasis dan sektarian agama. Semoga hanya akan ramai di socmed dan tidak menular secara fisik di lapangan nyata. Sego pecel masih enak.

Wajah wajah petempur itu harus bisa didongakkan bahwa mereka memiliki kewajiban dalam peran pembangunan peradaban global, di mana Indonesia menjadi Mercusur Dunia dalam basis kerangka Islam Nusantara, ajaran Islam yang sudah terbukti mampu menerjemahkan Islam yang rahmatan lil'alamin dalam keberagaman ras, suku, agama, kepercayaan, bahasa, dan perbedaan-perbedaan lainnya di bumi Nusantara.

Sepertinya hadist umat Islam harus belajar ke China, bisa jadi kurang tepat, karena dari peradaban China, dari 5.000an tahun sebelumnya belum terbukti mengelola keberagaman secara damai, kecuali dengan tangan-tangan besi kekuasaan dinasti, kerajaan, maupun pemimpin besar. Wallahu'alam.
Share: Facebook Twitter Google+