Jenggot Agamis


Menarik untuk diperhatikan (dan diteliti jika berminat), kenapa ketiga kelompok salafi dalam rumpun Agama Semit seperti Yahudi, Kristen, dan "si bungsu" Islam selalu berjenggot. Memelihara jenggot bagi ketiga kelompok ini merupakan kewajiban atau minimal "sunah". Kaum Yahudi, khususnya kaum Yahudi Heradi dan "Yahudi Mesiah", kemudian Kristen Amish, Huterite, atau Ortodoks Suriah Kerala, lalu umat Islam, khususnya kelompok Salafi dan Wahabi, semua berjenggot ria dengan alasan keagamaan bukan yang lain.

Foto diatas hanyalah sekedar contoh dari "Jenggot Salafi", "Jenggot Amish" dan "Jenggot Yahudi Heradi". Karena jenggot telah menjadi identitas, norma, budaya, dan bahkan nilai-nilai agama bersama bagi berbagai kelompok agama, maka tidak pada tempatnya jika sejumlah kaum Muslim mengklaim jenggot sebagai "properti" mereka belaka. Bukankah Islam itu justru lahir belakangan? Karena itu bukan hal yang mustahal jika Nabi Muhammad SAW mengadopsi praktek dan "budaya jenggot" yang sudah berkembang di Arabia pada waktu itu untuk menjadi bagian dari nilai-nilai dan kebudayaan umat Islam.
Share: Facebook Twitter Google+